APMP, Organisasi Metrologi Regional Asia Pasifik

APMP (Asia Pacific Metrology Programme) adalah suatu program pengelompokan Lembaga Metrologi Nasional dari kawasan Asia-Pasifik, untuk membentuk Organisasi Metrologi Regional.

Program pengelompokan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan metrologi regional melalui berbagi keahlian dan pertukaran layanan teknis di antara laboratorium Anggota.

Jadi, APMP terdiri dari perwakilan Lembaga Metrologi Nasional atau National Metrology Institutes (NMI) dari negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.

Organisasi APMP

Organisasi ini merupakan suatu Organisasi Metrologi Regional atau Regional Metrology Organization (RMO).

Yang telah diakui oleh Komite Internasional untuk Berat dan Ukuran atau International Committee for Weights and Measures (CIPM).

Dengan tujuan adanya pengakuan di seluruh dunia terhadap :

  • Standar pengukuran,
  • Sertifikat kalibrasi dan pengukuran.

Visi dan Misi

Visi dari organisasi ini adalah :

  • Menjadi organisasi metrologi regional yang inklusif, representatif, dan transparan yang memberikan kepemimpinan untuk menjawab tantangan pengukuran di wilayah tersebut.

Sedangkan Misi nya adalah untuk mempromosikan dan mendukung infrastruktur pengukuran di kawasan Asia-Pasifik yang :

  • memfasilitasi perdagangan internasional,
  • meningkatkan efisiensi dan daya saing industri,
  • memastikan kesetaraan di pasar,
  • dan meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan.

Sejarah Organisasi APMP

Didirikan sebagai inisiatif Dewan Ilmu Pengetahuan Persemakmuran, APMP telah beroperasi di Asia-Pasifik sejak tahun 1977.

Keanggotaan yang memenuhi syarat diperluas ke luar Persemakmuran pada tahun 1980 ketika gelar sekarang (APMP) ditetapkan.

Oleh karena itu, organisasi ini adalah suatu bentuk pengelompokan metrologi tertua yang masih terus beroperasi di dunia saat ini.

APMP tumbuh dari kebutuhan anggota yang berpartisipasi untuk mengembangkan kemampuan metrologi mereka.

Hal ini didasarkan pada semangat kolaboratif sejati untuk saling membantu dan berbagi keahlian dan informasi, inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama APMP hingga hari ini.

Pada awalnya, APMP lebih menekankan pada pelatihan dan bantuan kalibrasi yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat metrologi dan keahlian di laboratorium standar primer di wilayah tersebut.

Hal ini dicapai atas dasar kolaboratif, biasanya dilakukan dengan cara bekerja secara bilateral antar sesama anggota.

Baru-baru ini, penekanan dalam APMP telah bergeser ke arah memperoleh pengakuan dan kredibilitas internasional untuk anggotanya.

Hal ini terjadi karena :

  • Perkembangan teknologi dan pertumbuhan industri yang pesat telah meningkatkan tuntutan pada layanan metrologi,
  • Semakin disadari pentingnya metrologi bagi perdagangan internasional melalui pengujian kesesuaian dan sistem kualitas.

MoU

Organisasi ini beroperasi di bawah kerangka Memorandum of Understanding (MoU) APMP.

MoU versi pertama mulai berlaku pada 30 September 1997, diselesaikan setelah diskusi pada APMP Committee Meeting ke-12 di Filipina pada Oktober 1996.

MoU versi terbaru direvisi dan diadopsi oleh General Assembly ke-35 di Sydney, Australia pada Desember 2009.

Keorganisasian APMP

Pada Rapat Komite ke-14 yang diadakan di Malaysia pada bulan September 1998, APMP diatur kembali dengan Committee Meeting berganti nama menjadi General Assembly.

Suatu Executive Committee dibentuk untuk mendukung Ketua, dan Komite Teknis dibentuk untuk masing-masing kuantitas.

Saat ini, di bawah kerangka MoU, APMP beroperasi melalui :

  • di bawah pengawasan Komite Eksekutif, badan pengelola,
  • dipimpin oleh seorang Ketua,
  • dan dibantu oleh Sekretariat sebagai badan koordinasi.

APMP memiliki :

  • 12 Komite Teknis atau Technical committees (TC) yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan kegiatan teknis untuk setiap bidang yang dicakup oleh Komite Konsultatif CIPM,
  • 1 Komite Ekonomi Berkembang atau Developing Economies’ Committee (DEC) yang bertanggung jawab untuk memprakarsai dan mengkoordinasikan program kerja untuk memenuhi kebutuhan anggota APMP Developing Economy NMI ( DEN).

APMP juga membentuk 5 Focus Groups, yakni untuk :

  • Clean Water : Air Bersih,
  • Climate Change and Clean Air : Perubahan Iklim dan Udara Bersih,
  • Energy Efficiency : Efisiensi Energi,
  • Food Safety : Keamanan Pangan,
  • Medical Metrology : Metrologi Medis.

Pembentukan ini bertujuan untuk mempromosikan hubungan dan memberikan dukungan pengukuran kepada pemangku kepentingan di bidang prioritas yang teridentifikasi.

Keanggotaan

APMP memiliki sejumlah :

  • 45 anggota penuh atau full members (27 ekonomi atau negara),
  • 14 anggota asosiasi atau associate members (13 ekonomi atau negara).

Serta terdapat sejumlah :

  • 21 Negara Anggota atau Member States dari BIPM
  • 9 Rekanan atau Associates dari CGPM
  • 30 Penandatangan CIPM MRA

Daftar Anggota Penuh

Berikut adalah daftar organisasi dan negaranya yang termasuk Anggota Penuh atau Full Member dari organisasi APMP :

  • Australia : National Measurement Institute, Australia (NMIA) , Australian Radiation Protection and Nuclear Safety Agency (ARPANSA) , Australian Nuclear Science and Technology Organisation (ANSTO).
  • Bangladesh : Bangladesh National Metrology Laboratory (NML-BSTI, Designated Reference Institute for Chemical Measurements (DriCM).
  • Brunei Darussalam  : Measurement Standards Laboratory (MSL-BD).
  • Cambodia : National Measurement Center (NMC).
  • China : National Institute of Metrology (NIM).
  • Chinese Taipei : Center for Measurement Standards/Industrial Technology Research Institute (CMS/ITRI), Institute of Nuclear Energy Research (INER), Chunghwa Telecom Co., Ltd. (Chunghwa T).
  • DPR of Korea : Central Institute of Metrology (CIM).
  • Fiji : Fiji National Measurement Laboratory,  Ministry of Commerce, Industry,Trade & Public Enterprises NML).
  • Hong Kong, China : Standards and Calibration Laboratory (SCL), Government Laboratory (GL
  • India : National Physical Laboratory, India), NPLI), Bhabha Atomic Research Centre), BARC
  • Indonesia : National Measurement Standards, National Standardization Agency of Indonesia (SNSU-BSN, National Nuclear Energy Agency of Indonesia (PTKMR-BATAN).
  • Japan : National Metrology Institute of Japan (NMIJ/AIST, National Institute of Information and Communications Technology (NICT, Chemicals Evaluation and Research Institute, Japan CERI, Japan Electric Meters Inspection Corporation (JEMIC).
  • Kiribati : The Metrology Division under the Ministry of Commerce, Industry and Cooperatives (MCIC).
  • (the Republic of) Korea : Korea Research Institute of Standards and Science(KRISS) (KRISS
  • Macao, China : Public Health Laboratory (PHL).
  • Malaysia : National Metrology Institute of Malaysia (NMIM Malaysian Nuclear Agency (NUCLEAR MALAYSIA), Department of Chemistry, Malaysia (KIMIA).
  • Mongolia : Mongolian Agency for Standardization and Metrology (MASM) ), Central Geological Laboratory of Mongolia (CGL).
  • Nepal : Nepal Bureau of Standards and Metrology (NBSM).
  • New Zealand : Measurement Standards Laboratory, Industrial Research Limited (MSL-IRL).
  • Pakistan : National Physical & Standards Laboratory (NPSL).
  • Papua New Guinea : National Institute of Standards & Industrial Technology (NISIT).
  • Philippines : Industrial Technology Development Institute (ITDI).
  • Russia   D.I. Mendeleyev Institute for Metrology (VNIIM)             VNIIM).
  • Singapore : National Metrology Center, A*STAR (A*STAR), Health Sciences Authority, HSA (HAS).
  • Sri Lanka : Measurement Units, Standards & Services Department (MUSSD).
  • Thailand : National Institute of Metrology (Thailand) (NIMT
  • Department of Science Service (DSS), Thailand Institute of Scientific & Technological Research (TISTR), Office of Atoms for Peace (OAP).
  • Vietnam : Vietnam Metrology Institute (VMI).

Daftar Anggota Asosiasi

Berikut adalah daftar organisasi dan negaranya yang termasuk Anggota Asosiasi atau Associate Member dari organisasi APMP :

  • Egypt : National Institute for Standards (NIS)
  • Iran : National Metrology Center of Iran (NMCI)
  • Iraq : Central Organization for Standardization and Quality Control (COSQC)
  • Jordan : Jordan National Metrology Institute (JNMI)
  • Kazakhstan : Kazakhstan Institute of Standardization and Metrology (KazStandard
  • Kenya : Kenya Bureau of Standards (KEBS)
  • Saudi Arabia : National Measurement and Calibration Center of the Saudi Standards, Metrology and Quality Organization (NMCC/SASO)
  • South Africa : National Metrology Institute of South Africa (NMISA)
  • Syria : National Standards and Calibration Laboratory (NSCL)
  • United Arab Emirates : Dubai Central Laboratory Department (DCL), Emirates Metrology Institute (EMI)
  • United Kingdom : National Physical Laboratory (NPL)
  • United States of America : National Institute of Standards and Technology (NIST)
  • Uzbekistan : Uzbek National Institute of Metrology (UzNIM)

Kegiatan APMP

APMP memenuhi tujuan utamanya, seperti yang diidentifikasi dalam Memorandum of Understanding (MoU) APMP, melalui berbagai macam kegiatan.

Pada tingkat pemerintahan puncak, Komite Eksekutif atau Executive Committee (EC) APMP, didukung oleh Sekretariat.

Mereka bertanggung jawab atas pengelolaan dan koordinasi secara keseluruhan, serta menetapkan arah strategis APMP.

Komite Eksekutif APMP, bekerja sama dengan Komite Teknis (TC) dan Komite Ekonomi Berkembang atau Developing Economies’ Committee (DEC).

Mereka secara aktif mempromosikan pembangunan metrologi yang berkelanjutan di wilayah tersebut dengan melakukan program kerja termasuk yang tercantum di bawah ini.

1) Implementasi Regional dari Mutual Recognition Arrangement of the International Committee for Weights and Measures (CIPM MRA) melalui:

  • Hubungan yang efektif dengan Biro Berat dan Ukuran Internasional International Bureau of Weights and Measures (BIPM), CIPM dan perwakilan pada pertemuan Komite Bersama Organisasi Metrologi Regional atau Joint Committee of the Regional Metrology Organisations dan BIPM (JCRB);
  • Partisipasi Ketua TC dalam Kelompok Kerja Komite Konsultatif CIPM atau Consultative Committee Working Groups;
  • Mempromosikan partisipasi laboratorium anggota dalam perbandingan CIPM dan mengatur perbandingan APMP;
  • Melakukan tinjauan intra-dan-antar-regional terhadap klaim kalibrasi dan kemampuan pengukuran atau calibration and measurement capability (CMC);
  • Tinjauan dan pemantauan yang efektif terhadap sistem mutu laboratorium anggota untuk mendukung klaim CMC mereka;
  • Pertemuan tahunan Ketua TC dan pertemuan bersama Ketua EC-TC untuk membahas isu-isu terkait CIPM MRA;

2) Mendukung ekonomi anggota dalam membangun atau meningkatkan kemampuan metrologi melalui:

  • Mengembangkan keahlian di bidang metrologi melalui konferensi, seminar, lokakarya, program pelatihan, konsultasi dan publikasi teknis;
  • Mendorong pertukaran informasi dan berbagi dan memfasilitasi kolaborasi di antara Anggota yang tertarik pada proyek-proyek tertentu;
  • Mendorong partisipasi dalam perbandingan CIPM dan memulai perbandingan regional standar pengukuran untuk mendapatkan pengakuan internasional atas kemampuan pengukuran laboratorium Anggota;
  • Menangani kebutuhan NMI Anggota yang berkembang dengan mengoordinasikan kegiatan yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan metrologi mereka di bidang yang relevan dengan ekonomi mereka;
  • Melaksanakan keputusan dan tindakan lain yang diputuskan oleh APMP General Assembly.

3) Membangun dan memelihara hubungan yang efektif dengan Organisasi Pemangku Kepentingan atau Stakeholder Organizations (SOs) lainnya.

Misalnya Organisasi Metrologi Regional atau Regional Metrology Organisations [RMO] lainnya dan Badan Regional Spesialis Asia Pasifik atau Asia Pacific Specialist Regional Bodies [SRB]) melalui:

  • Pertukaran informasi tentang kegiatan dan hal-hal yang menjadi kepentingan bersama;
  • Keterwakilan reguler pada pertemuan-pertemuan SO dan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang relevan;
  • Kerjasama dalam kerangka MoU dengan Asia Pacific Legal Metrology Forum (APLMF) dan Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC);
  • Mendukung Forum BPRS yang terkait dengan Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) dan bekerja sama dengan BPRS Asia Pasifik lainnya untuk memfasilitasi pengembangan dan penerapan infrastruktur standar dan kesesuaian di ekonomi anggota APEC

4) Menjaga operasional APMP yang efektif dan efisien melalui:

  • Menyelenggarakan pertemuan tahunan Majelis Umum APMP, EC, Ketua TC dan TC, DEC, serta Lokakarya terkait dan kegiatan terkait;
  • mendukung Anggota melalui penerapan anggaran APMP dengan menggunakan praktik pengelolaan keuangan yang efektif dan transparan;
  • Memelihara dan menyempurnakan situs web APMP dan penerbitan buletin APMP.

APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) adalah forum berbagai negara untuk meningkatkan kerjasama ekonomi, komunitas dan perdagangan bebas di Asia Pasifik.

Lebih jelas mengenai APEC dapat dibaca pada artikel lain dari standarku.com berikut :

Demikian artikel dari standarku.com mengenai APMP, Organisasi Metrologi Regional Asia Pasifik.

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini, silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :

Sumber referensi :

Leave a Comment