ISO TR 14073 2017 Environmental management - Water footprint - Illustrative examples on how to apply ISO 14046

ISO TR 14073 Water Footprint

ISO TR 14073 adalah Standar Internasional mengenai Manajemen lingkungan untuk water footprint, khususnya tentang  contoh ilustratif tentang cara menerapkan ISO 14046.

Standar versi terbaru yang masih berlaku adalah terbitan tahun 2017 dengan judul berikut :

  • ISO/TR 14073:2017 Environmental management — Water footprint — Illustrative examples on how to apply ISO 14046

Standar ISO/TR 14073:2017

ISO/TR 14073:2017 memberikan contoh ilustratif tentang cara menerapkan ISO 14046, untuk menilai water footprint dari produk, proses, dan organisasi berdasarkan life cycle assessment.

Contoh-contoh disajikan untuk menunjukkan aspek-aspek tertentu dari penerapan ISO 14046 dan oleh karena itu tidak menyajikan semua detail dari keseluruhan laporan studi water footprint seperti yang dipersyaratkan oleh ISO 14046.

Penerbitan Standar ISO/TR 14073:2017

Standar ini diterbitkan dan dipublikasikan pada Mei 2017, berupa dokumen edisi 2 dengan jumlah halaman sebanyak 62 lembar.

Disusun oleh :

  • Technical Committee ISO/TC 207/SC 5 Life cycle assessment, atau : Komite Teknis ISO/TC 207/SC 5 Penilaian siklus hidup.

ICS :

  • 13.020.10 Environmental management, atau : 13.020.110 Manajemen lingkungan
  • 13.020.60 Product life-cycles, atau : 13.020,60 Siklus hidup produk

Dengan terbitnya standar ini, maka standar sebelumnya dinyatakan tidak berlaku dan ditarik yakni ISO/TR 14073:2016.

Sebagaimana standar ISO lainnya, ISO/TR 14073:2017 ini juga ditinjau setiap 5 tahun dan peninjauan sudah mencapai tahap 60,60.

Isi Standar ISO/TR 14073:2017

Berikut adalah kutipan isi Standar ISO/TR 14073:2017 yang diambil dari Online Browsing Platform (OBP) dari situs resmi iso.org.

Yang ditambah dengan berbagai keterangan dan informasi untuk mempermudah pemahaman pembaca.

Hanya bagian standar yang informatif yang tersedia untuk umum, OBP hanya menampilkan hingga klausa 3 saja.

Oleh karena itu, untuk melihat konten lengkap dari standar ini, maka pembaca harus membeli standar dari ISO ini secara resmi.

Daftar Isi Standar ISO/TR 14073:2017

Klausa 0-6

  • Foreword
  • Introduction
  • 1 Scope
  • 2 Normative references
  • 3 Terms and definitions
  • 4 Symbols and abbreviated terms
  • 4.1 Symbols
  • 4.2 Abbreviated terms
  • 5 Selection of the type of water footprint assessment
  • 5.1 General
  • 5.2 Choice of the type of water footprint study
  • 6 Presentation of the examples
  • 6.1 Example A – Water footprint inventory of two power plants
  • 6.2 Example B – Water footprint inventory of rice cultivation
  • 6.3 Example C – Water scarcity footprint of municipal water management
  • 6.4 Example D – Water scarcity footprint of rice cultivation (cradle-to-gate)
  • 6.5 Example E – Water scarcity footprint of a textile with life cycle stages in different locations
  • 6.6 Example F – Water scarcity footprint of reservoir operation, reflecting seasonality
  • 6.7 Example G – Water scarcity footprint and water availability footprint of packaging production
  • 6.8 Example H – Water scarcity footprint differentiated by source of water
  • 6.9 Example I – Variation of water scarcity by forest management and land use
  • 6.10 Example J – Water eutrophication footprint of maize cultivation, calculated as one or two indicator results
  • 6.11 Example K – Comprehensive water footprint profile of packaging production
  • 6.12 Example L – Non-comprehensive weighted water footprint of cereal cultivation
  • 6.13 Example M – Water footprint of packaging production as part of a life cycle assessment
  • 6.14 Example N – Non-comprehensive water footprint of textile production
  • 6.15 Example O – Non-comprehensive weighted water footprint of municipal water management
  • 6.16 Example P – Non-comprehensive water footprint of a company producing chemicals (organization)
  • 6.17 Example Q – Water scarcity footprint of an aluminium company (organization)
  • 6.18 Example R – Non-comprehensive direct water footprint of a hotel (organization) considering seasonality

Klausa 7-Bibliography

  • 7 Issues arising in water footprint studies
  • 7.1 Seasonality
  • 7.2 Use of a baseline
  • 7.3 Evaporation, transpiration and evapotranspiration
  • 7.4 Water quality
  • 7.5 Choice of indicators along the environmental mechanism
  • 7.6 Identification of foreseen consequences of the excluded impacts
  • 7.7 Sensitivity analysis
  • Bibliography

Foreword : Kata pengantar

ISO (Organisasi Internasional untuk Standardisasi) adalah federasi badan standar nasional (badan anggota ISO) di seluruh dunia.

Pekerjaan mempersiapkan Standar Internasional biasanya dilakukan melalui komite teknis ISO.

Setiap badan anggota yang tertarik pada suatu topik yang untuknya komite teknis telah dibentuk berhak untuk diwakili dalam komite tersebut.

Organisasi internasional, pemerintah dan non-pemerintah, bekerja sama dengan ISO, juga ambil bagian dalam pekerjaan tersebut.

ISO bekerja sama erat dengan International Electrotechnical Commission (IEC) dalam semua masalah standardisasi elektroteknik.

Prosedur yang digunakan untuk mengembangkan dokumen ini dan yang dimaksudkan untuk pemeliharaan lebih lanjut dijelaskan dalam Arahan ISO/IEC, Bagian 1.

Secara khusus, kriteria persetujuan yang berbeda yang diperlukan untuk berbagai jenis dokumen ISO harus diperhatikan.

Dokumen ini disusun sesuai dengan aturan editorial Arahan ISO/IEC, Bagian 2 (lihat www.iso.org/directives).

Perhatian diberikan pada kemungkinan bahwa beberapa elemen dari dokumen ini dapat menjadi subyek hak paten.

ISO tidak bertanggung jawab untuk mengidentifikasi salah satu atau semua hak paten tersebut.

Rincian hak paten apa pun yang diidentifikasi selama pengembangan dokumen akan ada di Pendahuluan dan/atau pada daftar pernyataan paten ISO yang diterima.

Sebagaimana yang dapat dilihat pada halaman www.iso.org/patents.

Setiap nama dagang yang digunakan dalam dokumen ini adalah informasi yang diberikan untuk kenyamanan pengguna dan bukan merupakan suatu dukungan.

Tersedia pula halaman www.iso.org/iso/foreword.html untuk :

  • penjelasan tentang arti istilah dan ekspresi khusus ISO yang terkait dengan penilaian kesesuaian,
  • informasi tentang kepatuhan ISO terhadap prinsip-prinsip WTO dalam Technical Barriers to Trade (TBT).

Dokumen ini disiapkan oleh :

  • Technical Committee ISO/TC 207, Environmental management, Subcommittee SC 5, Life cycle assessment.
  • atau : Komite Teknis ISO/TC 207, Manajemen lingkungan, Subkomite SC 5, Penilaian siklus hidup.

Edisi kedua ini membatalkan dan menggantikan edisi pertama (ISO/TR 14073:2016), yang merupakan revisi kecil yang menggabungkan koreksi editorial kecil dan angka yang ditingkatkan.

Mengenal ISO, IEC, WTO dan TBT Agreement

ISO (International Organization for Standardization) adalah suatu organisasi atau lembaga nirlaba internasional,

Tujuan dari ISO adalah untuk membuat dan memperkenalkan standar dan standardisasi internasional untuk berbagai tujuan.

Sebagaimana ISO, IEC juga merupakan suatu organisasi standardisasi internasional yang menyusun dan menerbitkan standar-standar internasional.

Namun ruang lingkupnya adalah untuk seluruh bidang elektrik, elektronik dan teknologi yang terkait atau bidang teknologi elektro (electrotechnology).

TBT Agreement (Technical Barriers to Trade) adalah perjanjian internasional mengenai hambatan teknis perdagangan di bawah kerangka Organisasi WTO (World Trade Organization).

WTO (World Trade Organization) adalah sebuah organisasi resmi internasional yang mengatur standar sistem perdagangan bebas di dunia.

Lebih jelas mengenai ISO, IEC, WTO dan TBT Agreement dapat dibaca pada artikel lain dari standarku.com berikut :

Introduction : Pengenalan Standar

Prinsip, persyaratan, dan pedoman untuk kuantifikasi dan pelaporan water footprint diberikan dalam ISO 14046.

Water footprint assessment menurut ISO 14046 dapat dilakukan sebagai penilaian yang berdiri sendiri, di mana hanya dampak yang terkait dengan air yang dinilai, atau sebagai bagian dari penilaian siklus hidup.

Selain itu, berbagai pilihan dan pendekatan pemodelan dimungkinkan tergantung pada tujuan dan ruang lingkup penilaian.

Water footprint dapat dilaporkan sebagai nilai tunggal atau sebagai profil hasil indikator kategori dampak.

Dokumen ini memberikan contoh ilustrasi tentang penerapan ISO 14046 untuk lebih meningkatkan pemahaman tentang ISO 14046 dan untuk memfasilitasi penerapannya secara luas.

Pada saat publikasi dokumen ini, metode penilaian water footprint berkembang pesat. Praktisi didorong untuk mengetahui perkembangan terbaru saat melakukan studi water footprint.

Contoh-contoh ini hanya untuk tujuan ilustrasi dan beberapa data yang digunakan adalah fiktif.

Data tidak dimaksudkan untuk digunakan di luar konteks dokumen ini.

Bibliografi mungkin berisi referensi ke metode yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ISO 14046:2014.

ISO/TR 14073:2017 Klausa 1-3

1 Scope : Lingkup

Dokumen ini memberikan contoh ilustratif tentang cara menerapkan ISO 14046, untuk menilai jejak air produk, proses, dan organisasi berdasarkan penilaian siklus hidup.

Contoh-contoh disajikan untuk menunjukkan aspek-aspek tertentu dari penerapan ISO 14046 dan oleh karena itu tidak menyajikan semua detail dari keseluruhan laporan studi water footprint seperti yang dipersyaratkan oleh ISO 14046.

Catatan :

  • Contoh disajikan sebagai cara yang berbeda untuk menerapkan ISO 14046 dan tidak menghalangi cara alternatif untuk menghitung water footprint, asalkan sesuai dengan ISO 14046.

2 Normative references : Referensi normatif

Dokumen-dokumen berikut dirujuk dalam teks sedemikian rupa sehingga sebagian atau seluruh isinya merupakan persyaratan dokumen ini.

Untuk referensi bertanggal, hanya edisi yang dikutip yang berlaku.

Untuk referensi yang tidak bertanggal, berlaku edisi terbaru dari dokumen yang diacu (termasuk amandemennya).

  • ISO 14046:2014, Environmental management — Water footprint — Principles, requirements and guidelines

3 Terms and definitions : Istilah dan definisi

Untuk keperluan dokumen ini, istilah dan definisi yang diberikan dalam ISO 14046:2014 berlaku.

ISO dan IEC memelihara database terminologi untuk digunakan dalam standardisasi di alamat berikut:

Bibliography

1-10

  • [1] ISO 14040:2006, Environmental management — Life cycle assessment — Principles and framework
  • [2] ISO 14044:2006, Environmental management — Life cycle assessment — Requirements and guidelines
  • [3] ISO/TS 14067, Greenhouse gases — Carbon footprint of products — Requirements and guidelines for quantification and communication
  • [4] ISO/TS 14072, Environmental management — Life cycle assessment — Requirements and guidelines for organizational life cycle assessment
  • [5] Boulay A.-M., Bare J., Benini L., Berger M., Lathuilliere M., Manzardo A. et al., The WULCA consensus characterization model for water scarcity footprints: Assessing impacts of water consumption based on available water remaining (AWARE). Int. J. Life Cycle Assess. 2016, submitted. Available at: http://www.wulca-waterlca.org/
  • [6] Ridoutt B.G., Pfister S., A revised approach to water footprinting to make transparent the impacts of production and consumption on global freshwater scarcity. Glob. Environ. Change. 2010, 20 pp. 113–120
  • [7] Pfister S., Koehler A., Hellweg S., Assessing the environmental impacts of freshwater consumption in LCA. Environ. Sci. Technol. 2009, 43 pp. 4098–4104
  • [8] Frischknecht R., Steiner R., Jungbluth N., 2009). The Ecological Scarcity Method – Eco-Factors 2006. A method for impact assessment in LCA. Environmental studies no. 0906. Federal Office for the Environment (FOEN), Bern. 188 pp. Characterization factors at the country level, expressed in UBP per m3
  • [9] EU, 2013). European Commission, Joint Research Centre, Institute for Environment and Sustainability. Characterization factors of the ILCD Recommended Life Cycle Impact Assessment methods. Database and Supporting Information. First edition. February 2012. EUR 25167. Luxembourg. Publications Office of the European Union; 2012
  • [10] Boulay A.-M., Bulle C., Bayart J.-B., Deschenes L., Margni M., Regional Characterization of Freshwater Use in LCA: Modeling Direct Impacts on Human Health. Environ. Sci. Technol. 2011, 45 pp. 8948–8957

11-18

  • [11] Hoekstra A.Y., Mekonnen M.M., Chapagain A.K., Mathews R.E., Richter B.D., (2102). Global monthly water scarcity: blue water footprints versus blue water availability. PLoS One, 7.
  • [12] Berger M., van der Ent R., Eisner S., Bach V., Finkbeiner M., Water Accounting and Vulnerability Evaluation (WAVE): Considering Atmospheric Evaporation Recycling and the Risk of Freshwater Depletion in Water Footprinting. Environ. Sci. Technol. 2014, 48 pp. 4521–4528
  • [13] Pfister S., Bayer P., Monthly water stress: spatially and temporally explicit consumptive water footprint of global crop production. J. Clean. Prod. 2014, 73 pp. 52–62
  • [14] Yano S., Hanasaki N., Itsubo N., Oki T., Water scarcity footprints by considering the differences in water sources. Sustainability. 2015, 7 pp. 9753–9772
  • [15] Jolliet O., Margni M., Charles R., Humbert S., Payet J., Rebitzer G. et al., IMPACT 2002+: A New Life Cycle Impact Assessment Methodology. Int. J. Life Cycle Assess. 2003, 8 pp. 324–330 [Characterization factors available at [email protected] or https://quantis-intl.com/]
  • [16] Bulle C., Margni M., Kashef-Haghighi S., Boulay A.-M., Bourgault G., De Bruille V. et al., 2017). IMPACT World+: a globally regionalized life cycle impact assessment method. Available at: [email protected] or [email protected] or http://www.impactworldplus.org/en/
  • [17] Rosenbaum R., Bachmann T., Gold L., Huijbregts M., Jolliet O., Juraske R. et al., USEtox—the UNEP-SETAC toxicity model: recommended characterization factors for human toxicity and freshwater ecotoxicity in life cycle impact assessment. Int. J. Life Cycle Assess. 2008, 13 pp. 532–546
  • [18] Guinee J.B., Gorree M., Heijungs R., Huppes G., Kleijn R., van Oers L. et al., 2001). Handbook on Life Cycle Assessment, Operational guide to the ISO standards Volume 1, 2a, 2b and 3. http://cml.leiden.edu/software/data-cmlia.html

19-26

  • [19] Verones F., Hanafiah M., Pfister S., Huijbregts M.A.J., Pelletier G.J., Koehler A., Characterization factors for thermal pollution in freshwater aquatic environments. Environ. Sci. Technol. 2010, 44 pp. 9364–9369
  • [20] Hanafiah M., Xenopoulos M.A., Pfister S., Leuven R.S.E.W., Huijbregts M.A.J., Characterization Factors for Water Consumption and Greenhouse Gas Emissions Based on Freshwater Fish Species Extinction. Environ. Sci. Technol. 2011, 45 pp. 5272–5278
  • [21] Goedkoop M., Heijungs R., Huijbregts M., De Schryver A., Struijs J., van Zelm R., 2013). ReCiPe 2008: A life cycle impact assessment method which comprises harmonised category indicators at the midpoint and the endpoint level. Ruimte en Milieu, Ministerie van Volkshuisvesting, Ruimtelijke Ordening en Milieubeheer, The Netherlands. http://www.lcia-recipe.net
  • [22] Ridoutt B., Pfister S., A new water footprint calculation method integrating consumptive and degradative water use into a single stand-alone indicator. Int. J. Life Cycle Assess. 2013, 18 pp. 204–207
  • [23] Saling P., Kicherer A., Dittrich-Kraemer B., Wittlinger R., Zombik W., Schmidt I. et al., Eco-Efficiency Analysis by BASF: The Method. Int. J. Life Cycle Assess. 2002, 7 pp. 203–218
  • [24] Yoshida T., Masumoto T., Kudo R., Taniguchi T., Horikawa N., Modeling of Basin-wide Water Circulation Incorporating Water Allocation and Management Schemes in Large Irrigated Paddy Areas. Journal of Irrigation. Drainage and Rural Engineering. 2012, 277 pp. 9–19
  • [25] Masumoto T., Taniguchi T., Horikawa N., Yoshida T., Shimizu K., 2009). Development of a distributed water circulation model for assessing human interaction in agricultural water use. Taniguchi M, Burnett WC, Fukushima Y, Haigh M, and Umezawa Y (Eds.). From Headwaters to the Ocean: Hydrological Changes and Watershed Managemen. Taylor and Francis, 195-201
  • [26] Keating B.A. et al., An overview of APSIM, a model designed for farming systems simulation. Eur. J. Agron. 2003, 18 pp. 267–288

27-37

  • [27] Boulay A.M., Bouchard C., Bulle C., Deschênes L., Margni M., Categorizing water for LCA inventory. Int. J. Life Cycle Assess. 2011, 16 pp. 639–651
  • [28] CIRAIG, 2015: Online tool http://www.ciraig.org/fr/wateruseimpacts.php
  • [29] Hanasaki N., Inuzuka T., Kanae S., Oki T., An estimation of global virtual water flow and sources of water withdrawal for major crops and livestock products using a global hydrological model. J. Hydrol. (Amst.). 2010, 384 pp. 232–244
  • [30] Mekonnen M.M., Hoekstra A.Y., The green, blue and grey water footprint of crops and derived crop products. Hydrol. Earth Syst. Sci. 2011, 15 pp. 1577–1600
  • [31] SABMILLER, GmbH, WWF (2010). Water Futures, Working Together for a Secure Water Future, pp. 36
  • [32] Ando Y., Mushiake K., Takahashi Y., Modelling of Hydrologic Processes in a Small urbanized Hillslope basin with Comments on the Effects of Urbanization. J. Hydrol. (Amst.). 1984, 68 pp. 61–83
  • [33] Kubota T., Tsuboyama Y., Nobuhiro T., Sawano S., Change of Evapotranspiration due to Stand Thinning in the Hitachi Ohta Experimental Watershed. Journal of the Japanese Forest Society. 2013, 95 pp. 37–41
  • [34] Ecoinvent (2015). http://www.ecoinvent.org/
  • [35] Humbert S., De Schryver A., Margni M., Jolliet O., 2015). IMPACT 2002+: User Guide, Draft for version Q2.2 (version adapted by Quantis). Available at [email protected] or https://quantis-intl.com/
  • [36] van Zelm R., Schipper A.M., Rombouts M., Snepvangers J., Huijbregts M.A.J., Implementing groundwater extraction in life cycle impact assessment: characterization factors based on plant species richness for the Netherlands. Environ. Sci. Technol. 2011, 45 pp. 629–635
  • [37] Humbert S., Maendly R., Empirical characterization model and factors assessing aquatic biodiversity damages of hydropower water use. Int. J. Life Cycle Assess. 2009, Submitted. [Available at [email protected]]

38-43

  • [38] Chico D., Aldaya M.M., Garrido A., A water footprint assessment of a pair of jeans: the influence of agricultural policies on the sustainability of consumer products. J. Clean. Prod. 2013, 57 pp. 238–248
  • [39] Hoekstra A.Y., Chapagain A.K., Aldaya M.M., Mekonnen M.M., The water footprint assessment manual: Setting the global standard. Earthscan, London, UK, 2011
  • [40] Penru Y., Antoniucci D., Besnault S., Torras Balada O., Chevauché C., 2014). WATERLILY, Water Footprint Calculation Tool: Application To Urban Water Cycle. EcoSTP congress, Verona, Italy, 23-27 June 2014
  • [41] Powell J.C., Pearce D., Brisson I., (1995). Valuation for life cycle assessment of waste management options. CSERGE Working Paper WM 95-07, ISSN: 0967-8875
  • [42] Schmidt A., Jelnes J.E., Hansen L.E., Jensen A.A., 1992). Health Impacts and Life Cycle Assessment, in Nordic Council, Product Life Cycle Assessment – Principles and Methodology, Chapter 8, Nord 1992: 9, Nordic Council, Council of Ministers
  • [43] Buxmann K., Koehler A., Thylmann D., Water scarcity footprint of primary aluminium. Int. J. Life Cycle Assess. 2016, 21 pp. 1605–1615

Penutup

Demikian artikel dari standarku.com mengenai Standar ISO/TR 14073:2017.

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini, silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :

Sumber referensi :


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *