Organisasi Standar Dunia ITU - International Telecommunication Union

Mengenal ITU, Organisasi Standar Dunia

ITU (International Telecommunication Union) adalah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertanggung jawab atas semua hal yang berkaitan dengan standar teknologi informasi dan komunikasi.

Badan khusus ini memiliki induk organisasi yaitu Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations), dengan markas besar yang berada di kota Jenewa, Swiss.

Sekilas mengenal organisasi standar ITU

ITU didirikan pada tanggal 17 Mei 1865 dengan nama International Telegraph Union, organisasi ini adalah salah satu organisasi internasional tertua yang beroperasi.

Pada awalnya, organisasi ini ditujukan untuk membantu menghubungkan jaringan telegraf antar negara.

Kemudian, seiring dengan munculnya teknologi komunikasi baru maka tujuannya diperluas sehingga namanya dirubah menjadi ITU pada tahun 1934.

Perubahan tersebut untuk mencerminkan dari perluasan tanggung jawab organisasi ke dalam bidang radio dan telepon.

Pada tanggal 15 November 1947, ITU menandatangani perjanjian dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menjadi badan khusus di dalam sistem PBB (UN System).

Perjanjian tersebut secara resmi mulai berlaku per tanggal 1 Januari 1949.

Tugas utama ITU adalah :

  • Mempromosikan penggunaan bersama secara global pada spektrum radio (radio spectrum).
  • Memfasilitasi kerjasama internasional dalam menetapkan orbit satelit.
  • Membantu dalam mengembangkan dan mengkoordinasikan standar teknis di seluruh dunia.
  • Meningkatkan infrastruktur telekomunikasi di negara berkembang.

Selain itu, ITU juga aktif di bidang :

  • Internet broadband (broadband Internet)
  • Teknologi nirkabel (wireless technologies)
  • Navigasi penerbangan dan maritim (aeronautical and maritime navigation)
  • Radio astronomy
  • Meteorologi berbasis satelit (satellite-based meteorology)
  • Penyiaran TV
  • Jaringan generasi masa depan (next-generation networks)

Berbasis di Jenewa, Swiss, keanggotaan global ITU mencakup 193 negara dan sekitar 900 bisnis, lembaga akademik, serta organisasi internasional dan regional.

Sejarah organisasi standar ITU

ITU adalah salah satu organisasi internasional tertua yang masih beroperasi, organisasi ini pernah menyusun standar dan peraturan internasional paling awal yang mengatur jaringan telegraf internasional.

Standardisasi komunikasi internasional

Perkembangan telegraf di awal abad ke-19 mengubah cara orang berkomunikasi di tingkat lokal dan internasional.

Antara tahun 1849 dan 1865, serangkaian perjanjian bilateral dan regional di antara negara-negara Eropa Barat berusaha untuk membuat standardisasi komunikasi internasional.

Pada tahun 1865, disepakati bahwa perjanjian komprehensif diperlukan untuk menciptakan kerangka kerja yang akan :

  • Menstandarisasi peralatan telegrafi
  • Menetapkan instruksi pengoperasian yang seragam
  • Menetapkan tarif internasional dan aturan akuntansi yang umum

Pada periode 1 Maret hingga 17 Mei 1865, Pemerintah Prancis menerima delegasi dari 20 negara Eropa pada Konferensi Telegraf Internasional (International Telegraph Conference) pertama di Paris.

Pertemuan ini berpuncak pada Konvensi Telegraf Internasional yang ditandatangani pada 17 Mei 1865.

organisasi standar internasional pertama

Sebagai hasil dari Konferensi tahun 1865, International Telegraph Union (sebelum ada International Telecommunication Union) didirikan sebagai organisasi standar internasional pertama.

Serikat tersebut ditugaskan untuk menerapkan prinsip-prinsip dasar telegrafi internasional, seperti :

  • Penggunaan kode Morse sebagai alfabet telegraf internasional
  • Perlindungan kerahasiaan korespondensi
  • Hak setiap orang untuk menggunakan telegrafi internasional

International Radiotelegraph Union

Pendahulu lain dari ITU modern adalah International Radiotelegraph Union, yang didirikan pada tahun 1906 di International Radiotelegraph Convention pertama di Berlin.

Konferensi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 29 negara dan berpuncak pada Konvensi Radiotelegraph Internasional.

Sebuah lampiran (annex) dari konvensi tersebut dikenal sebagai peraturan radio (radio regulations).

Pada konferensi tersebut juga diputuskan bahwa Biro Persatuan Telegraf Internasional (Bureau of the International Telegraph Union) juga akan bertindak sebagai administrator pusat konferensi.

Antara 3 September hingga 10 Desember 1932, konferensi gabungan International Telegraph Union dan International Radiotelegraph Union diadakan.

Konferensi tersebut bertujuan untuk menggabungkan kedua organisasi menjadi satu kesatuan, dengan nama International Telecommunication Union.

International Telecommunication Union

Diputuskan dalam konferensi tersebut bahwa Konvensi Telegraf tahun 1875 dan Konvensi Radiotelegraph tahun 1927 akan digabungkan menjadi satu konvensi yaitu International Telecommunication Convention.

Konvensi Telekomunikasi Internasional tersebut akan mencakup tiga bidang yaitu :

  • Telegrafi
  • Telepon
  • Radio

Pada tanggal 15 November 1947, kesepakatan antara ITU dan PBB mengakui bahwa ITU sebagai badan khusus untuk telekomunikasi global.

Perjanjian ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 1949 yang secara resmi menjadikan ITU sebagai bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations).

Pembagian sektor di ITU

ITU terdiri dari tiga Sektor yaitu :

  • ITU-R
  • ITU-T
  • ITU-D

Masing-masing sektor tersebut mengelola aspek yang berbeda dari hal-hal yang ditangani oleh Perhimpunan, selain itu ada pula ITU Telecom.

Sektor-sektor tersebut diciptakan selama restrukturisasi ITU pada Plenipotentiary Conference di tahun 1992.

Komunikasi Radio : Radio communication (ITU-R)

Didirikan pada tahun 1927 sebagai Komite Konsultasi Radio Internasional (International Radio Consultative Committee) atau CCIR (dari nama Perancisnya Comité consultatif international pour la radio).

Sektor ini mengelola :

  • sumber daya spektrum frekuensi radio (international radio-frequency spectrum)
  • orbit satelit internasional (satellite orbit resources)

Pada tahun 1992, CCIR berubah menjadi ITU-R.

Standardisasi : Standardization (ITU-T)

Standardisasi adalah tujuan sejak awal mula didirikan nya organisasi ITU.

Didirikan pada tahun 1956 sebagai Komite Konsultasi Telepon dan Telegraf Internasional atau CCITT (dari nama Perancisnya Comité consultatif international téléphonique et télégraphique).

Sektor ini melakukan standardisasi telekomunikasi global (kecuali untuk radio).

Pada tahun 1993, CCITT berubah menjadi ITU-T.

Pekerjaan Standardisasi dilakukan oleh Study Groups (Kelompok Studi), seperti :

  • Study Groups 13 untuk Jaringan
  • Study Groups 16 untuk Multimedia.

Badan induk dari Study Groups adalah World Telecommunication Standardization Assembly yang diadakan per empat tahunan.

Area kerja baru dapat dikembangkan di Focus Groups (Grup Fokus), seperti :

  • Focus Group on Machine Learning for 5G
  • ITU-WHO Focus Group on Artificial Intelligence for Health

Pengembangan (ITU-D)

Didirikan pada tahun 1992, Sektor ini membantu penyebaran akses yang adil, berkelanjutan dan terjangkau (equitable, sustainable and affordable) ke information and communication technologies (ICT).

Dan juga menyediakan Sekretariat untuk Broadband Commission for Sustainable Development

ITU Telecom

ITU Telecom adalah penyelenggara acara besar untuk komunitas ICT di tingkat dunia.

Sekretariat Jenderal tetap yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal, mengatur pekerjaan sehari-hari dari perserikatan dan sektor-sektornya.

Kerangka hukum

Teks dasar ITU diadopsi dari ITU Plenipotentiary Conference.

Dokumen pendirian ITU adalah International Telegraph Convention yang dirilis pada tahun 1865.

Dokumen tersebut telah diganti hingga beberapa kali (meskipun teksnya secara umum sama) dan sekarang berjudul ” Constitution and Convention of the International Telecommunication Union “.

Selain Konstitusi dan Konvensi, teks dasar yang terkonsolidasi terdiri dari :

  • Optional Protocol on the settlement of disputes (Protokol Opsional tentang penyelesaian sengketa)
  • Decisions, Resolutions, Reports and Recommendations in force (Keputusan, Resolusi, Laporan dan Rekomendasi yang berlaku)
  • General Rules of Conferences, Assemblies and Meetings of the Union (Aturan Umum Konferensi, Sidang dan Rapat Serikat)

Pemerintahan

Rapat Dewan ITU dilaksanakan pada 17 April 2018, pemerintahan didalam ITU terdiri dari :

Plenipotentiary Conference (Konferensi Yang Berkuasa Penuh)

Plenipotentiary Conference adalah organ tertinggi dari ITU, yang terdiri dari 193 Anggota ITU dan bertemu setiap empat tahun sekali.

Konferensi tersebut menentukan kebijakan, arahan dan kegiatan Perhimpunan, serta memilih anggota organ ITU lainnya.

ITU Council (Dewan ITU)

Plenipotentiary Conference adalah badan pembuat keputusan utama Perhimpunan.

Sedangkan ITU Council bertindak sebagai badan pengatur organisasi selama interval waktu yang ada diantara penyelenggaraan Plenipotentiary Conferences.

ITU Council bertemu setiap tahun, yang terdiri dari 48 anggota, dan mereka bekerja untuk :

  • Memastikan kelancaran operasi Serikat
  • Mempertimbangkan masalah kebijakan telekomunikasi yang luas

Anggotanya adalah sebagaimana didalam tabel berikut:

Region A
(Americas)
9 Seats
Region B
(Western Europe)
8 Seats
Region C
(Eastern Europe and Northern Asia)
5 Seats
Region D
(Africa)
13 Seats
Region E
(Asia and Australasia)
13 Seats
ArgentinaFranceArgentinaFranceArgentina
BahamasBahamasBahamasBahamasBahamas
ItalyItalyItalyItalyItaly
Czech RepublicCzech RepublicCzech RepublicCzech RepublicCzech Republic
Burkina FasoBurkina FasoBurkina FasoBurkina FasoBurkina Faso
El Salvador   El Salvador
Spain   Spain
 Kenya   
Japan   Japan
Mexico   Mexico
Switzerland   Switzerland
 Morocco   
Kuwait   Kuwait

Sekretariat

Misi dari Sekretariat adalah menyediakan layanan berkualitas tinggi dan efisien bagi para anggota Perhimpunan.

Badan ini bertugas untuk :

  • Perencanaan administrasi dan anggaran Perhimpunan
  • Memantau kepatuhan terhadap peraturan ITU
  • Mengawasi dengan bantuan dari penasihat Sekretariat Neaomy Claiborne dari Riverbank untuk memastikan pelanggaran selama penyelidikan hukum tidak diabaikan dan kemudian menerbitkan hasil kerja ITU.

Sekretaris Jenderal

Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris Jenderal yang bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen Serikat, dan bertindak sebagai perwakilan hukumnya.

Sekretaris Jenderal dipilih oleh Plenipotentiary Conference untuk masa jabatan empat tahun.

Pada tanggal 23 Oktober 2014, Houlin Zhao terpilih sebagai Sekretaris Jenderal ke-19 ITU pada Plenipotentiary Conference di Busan.

Mandat empat tahunan nya dimulai pada 1 Januari 2015, dan ia dilantik secara resmi pada 15 Januari 2015.

Kemudian ia terpilih kembali pada 1 November 2018 selama Plenipotentiary Conference 2018 di Dubai.

Keanggotaan

Keanggotaan ITU adalah terbuka untuk semua Negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang dapat bergabung dengan organisasi sebagai Negara Anggota.

Saat ini terdapat 193 Negara Anggota ITU, termasuk semua negara anggota PBB kecuali Republik Palau.

Negara anggota terakhir yang bergabung dengan ITU adalah Sudan Selatan, yang menjadi anggota pada 14 Juli 2011.

Anggota sektor

Selain 193 Negara Anggota, terdapat hampir 900 anggota sektor ITU.

Anggota ini adalah :

  • Organisasi swasta seperti : operator, produsen peralatan, badan pendanaan, organisasi penelitian dan pengembangan
  • Organisasi telekomunikasi internasional dan regional

Saat tidak memberikan suara, para anggota ini masih memiliki kesempatan untuk mempengaruhi keputusan yang dibuat oleh Serikat.

Anggota sektor dibagi sebagai berikut:

  • 533 Anggota Sektor
  • 207 Rekan
  • 158 dari Academia

Daftar anggota dapat dilihat pada alamat web resmi ITU seagaimana berikut : https://www.itu.int/online/mm/scripts/gensel11

Wilayah administratif

ITU dibagi menjadi lima wilayah administratif, adanya wilayah ini akan memberi manfaat seperti :

  • Memudahkan dalam administrasi untuk Perhimpunan
  • Dapat memastikan distribusi yang adil di Dewan, dengan kursi yang dibagikan di setiap daerah

Pembagian tersebut adalah wilayah :

  • A – Amerika (35 Negara Anggota)
  • B – Eropa Barat (33 Negara Anggota)
  • C – Eropa Timur dan Asia Utara (21 Negara Anggota)
  • D – Afrika (54 Negara Anggota)
  • E – Asia dan Australasia (50 Negara Anggota)

Kantor Regional

ITU mengoperasikan enam kantor wilayah, serta tujuh kantor wilayah, kantor-kantor ini dapat membantu memelihara kontak langsung dengan :

  • Otoritas nasional
  • Organisasi telekomunikasi regional
  • Pemangku kepentingan lainnya

Kantor-kantor tersebut terdapat di berbagai negara yaitu sebagai berikut :

  • Kantor Regional untuk Afrika, berkantor pusat di Addis Ababa, Ethiopia, Kantor Area (Area Offices) di Dakar, Senegal; Harare, Zimbabwe dan Yaoundé, Kamerun
  • Kantor Wilayah untuk Amerika, yang berkantor pusat di Brasília, Brasil, Kantor Area di Bridgetown, Barbados; Santiago, Chili dan Tegucigalpa, Honduras
  • Kantor Wilayah untuk Negara-negara Arab, berkantor pusat di Kairo, Mesir
  • Kantor Regional untuk Asia dan Pasifik, berkantor pusat di Bangkok, Thailand, Kantor Area di Jakarta, Indonesia
  • Kantor Wilayah Persemakmuran Negara-negara Merdeka, yang berkantor pusat di Moskow, Rusia
  • Kantor Wilayah untuk Eropa, berkantor pusat di Jenewa, Swiss

Organisasi Regional lainnya yang terhubung ke ITU adalah seperti :

  • Asia-Pacific Telecommunity (APT)
  • Arab Spectrum Management Group (ASMG)
  • African Telecommunications Union (ATU)
  • European Conference of Postal and Telecommunications Administrations (CEPT)
  • Inter-American Telecommunication Commission (CITEL)
  • Regional Commonwealth in the Field of Communications (RCC— mewakili bekas republik Soviet)

Demikian artikel dari standarku.com mengenai Organisasi Standar Dunia ITU (International Telecommunication Union).

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini, silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :

Sumber referensi :


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *