Mengenal standar metode 5W1H

5W1H adalah standar metode analisa masalah dengan mengajukan pertanyaan menggunakan Why, Where, When, Who, What, How atau Mengapa, Dimana Kapan, Siapa, Apa, Bagaimana.

Metode ini merupakan panduan atau standar yang memuat beberapa pertanyaan sebagai dasar bagi pengumpulan informasi atau pemecahan masalah.

Oleh karena itu, ada anggapan bahwa suatu informasi dapat dianggap baik dan lengkap jika mampu menjawab seluruh pertanyaan didalam 5W 1H tersebut.

Pengertian

Istilah 5W1H ini diambil dari beberapa singkatan kata tanya dalam bahasa Inggris, yaitu :

  • W1 : what : apa
  • W2 : who : siapa
  • W3 : when : kapan
  • W4 : where : di mana
  • W5 : why : mengapa
  • H1 : how : bagaimana

Berbagai tujuan dan manfaat dari penggunaan metode ini adalah :

  • Menjamin bahwa sebuah informasi dapat tersampaikan dengan baik.
  • Menemukan ide pokok dari suatu berita atau laporan.
  • Membantu dalam pengembangan suatu ide cerita, baik itu berita, cerita fiksi atau lainnya.
  • Memperjelas berita atau cerita yang ditulis, dengan alur dan inti yang lebih jelas.
  • Menjadi salah satu tool atau alat bantu didalam analisa penyelesaian suatu masalah.
  • Membantu dalam melakukan perencanaan proyek.

Pertanyaan-pertanyaan dalam metode ini akan menghasilkan jawaban yang dianggap mendasar dalam pengumpulan informasi atau pemecahan masalah.

Sehingga banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti : jurnalisme, penelitian, investigasi polisi, analisa bisnis atau masalah proses dalam perusahaan.

Berikut ini adalah penjelasan masing-masing unsur diatas.

What (apa)

W1 adalah what (apa), merupakan unsur yang wajib ada dalam sebuah penulisan atau penelitian atau analisa masalah.

Suatu tulisan tentunya memiliki tema atau inti cerita yang ingin disampaikan, inilah yang akan menjadi tujuan dari W1.

Kata tanya ini digunakan untuk menanyakan kejadian atau cerita yang ingin disampaikan.

Unsur ini dapat mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya terkait peristiwa yang sedang terjadi.

Contoh :

  • Peristiwa atau masalah apa yang sedang terjadi?
  • Apa dampak atau akibatnya?
  • Apakah peristiwa ini menimbulkan kerugian?
  • Apa pendapat orang-orang mengenai kejadian tersebut?

Who (Siapa)

W2 adalah who (siapa), merupakan pertanyaan yang mengarahkan kepada pelaku yang terlibat dalam kejadian yang sedang dibahas atau di analisa.

Pertanyaan ini akan membantu memberikan informasi seputar orang-orang yang terlibat dalam cerita atau masalah yang terjadi.

Selain itu juga bisa digunakan untuk menanyakan pihak lain atau selain pelaku yang terkait dengan masalah tersebut.

Contoh :

  • Siapa korbannya?
  • Selanjutnya, siapa pelakunya?
  • Diteruskan pada : siapa saja saksi terkait lainnya?

When (Kapan)

W3 adalah when (kapan), ditujukan pada keterangan waktu dari masalah atau peristiwa yang terjadi.

Adanya keterangan waktu tersebut akan memberikan informasi yang lebih jelas dan akurat, sehingga dapat dibuktikan kebenarannya.

Contoh :

  • Kapan terjadinya peristiwa atau masalah?

Where (Di Mana)

W4 adalah where (di mana), menjelaskan mengenai tempat terjadinya suatu peristiwa atau masalah.

Jawaban dari pertanyaan ini dapat memudahkan untuk memahami alur cerita atau analisa menjadi lebih baik.

Selain itu, hal ini juga bisa memberikan suatu bukti fisik terkait terjadinya suatu peristiwa atau kejadian.

Contoh :

  • Dimana peristiwa atau masalah terjadi?

Why (Mengapa)

W5 adalah why (mengapa), yang menitikberatkan pada alasan atau latar belakang terjadinya peristiwa atau masalah yang sedang dibahas.

Keuntungannya adalah lebih mudah dalam memahami situasi atau kondisi terhadap peristiwa atau kejadian tersebut.

Contoh :

  • Mengapa ada masalah?
  • Mengapa hal ini terjadi?

How (Bagaimana)

H1 adalah how (bagaimana), yang berfokus pada penjelasan dan deskripsi tentang suatu peristiwa atau kejadian.

Jawaban dari pertanyaan ini biasanya dapat digunakan sebagai pendukung pernyataan dalam W5 (why).

Contoh :

  • Bagaimana masalah ini bisa terjadi?

Sejarah 5W1H

Metode 5W1H pertama kali diperkenalkan oleh seorang penulis dan penyair yang bernama Rudyard Kipling.

Metode ini berkembang hingga banyak digunakan di dalam dunia sastra, jurnalistik, penelitian ilmiah.

Metode ini memiliki sifat yang sederhana, serbaguna, dapat memperoleh informasi secara menyeluruh.

Karena kemudahannya, metode ini akhirnya juga digunakan di bidang yang lain, tidak hanya mereka yang bergelut di dunia sastra.

Pada masa kini berbagai perusahaan di dunia menggunakannya sebagai salah satu metode analisa standar pada berbagai bidang seperti :

  • Konsep bisnis, digunakan untuk membantu analisa pemecahan masalah bisnis maupun untuk peningkatannya.
  • Masalah Teknis, bahkan dapat digunakan pada analisa proses produksi maupun layanan jasa.

5W1H di Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, dikenal istilah ADIKSIMBA yang digunakan untuk memudahkan penghafalan pada penerapan metode 5W1H.

Adiksimba merupakan kependekan dari terjemahan dalam bahasa indonesia sebagaimana berikut :

  • A : apa
  • Di : dimana
  • K : kapan
  • Si : siapa
  • M : mengapa
  • Ba : bagaimana

Jadi istilah Adiksimba digunakan untuk membantu menghafal unsur-unsur 5W1H didalam bahasa Indonesia.

5W1H dan standar metode lain

Metode ini juga sering digunakan sebagai alat bantu dalam berbagai metode standar dunia lainnya seperti berikut :

  • Toyota Production System (TPS) : adalah suatu standar sistem manajemen yang mengatur manufaktur dan logistik yang dikembangkan oleh produsen mobil toyota.
  • Gemba atau Genba : adalah suatu Standar Metode didalam konsep Lean Manufacturing untuk mendorong manajemen memeriksa lokasi produk atau jasa layanan yang dibuat.
  • Brainstorming : adalah metode standar untuk mengumpulkan gagasan atau ide dalam rangka mencari solusi dari suatu masalah.

Lebih jelas mengenai TPS, Gemba, Brainstorming, dapat dibaca pada artikel dari standarku.com lainnya berikut :

Demikian artikel dari standarku.com mengenai Mengenal standar metode 5W1H.

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini, silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :

Sumber referensi :

5 thoughts on “Mengenal standar metode 5W1H”

Leave a Comment