Standar Warna Internasional

Standar Warna Internasional adalah aturan baku mengenai standardisasi warna untuk semua alat industri yang menghasilkan warna di seluruh dunia.

Tujuan Standardisasi Warna

Tidak bisa dipungkiri bahwa hampir seluruh penerapan teknologi berkaitan dengan warna,seperti contoh :

  • Semua pabrikan pembuat alat cetak seperti printer harus menggunakan standar warna yang sama agar setiap konsumen atau industri percetakan membutuhkan alat cetak dapat langsung menggunakannya.
  • Bidang industri yang membutuhkan konstruksi pipa menggunakan standar warna pipa yang sama agar pengguna dapat langsung menyesuaikan enis pipa yang diutuhkan.
  • Industri perangkat elektronik seperti TV, Monitor, Layar Handphone dan Tab juga menggunakan standar warna yang sama agar perangkat yang dihasilkan menampilkan warna yang sesuai.
  • Industri Manufaktur juga memiliki standar warna yang diterapkan pada lini produksi mereka, seperti warna lantai, marking, pengkabelan dan lainnya.

Organisasi Warna Internasional

Sebuah organisasi yang mengatur mengenai standar warna di tingkat internasional adalah ICC, yang merupakan akronim dari International Color Consortium.

Tujuan dari adanya ICC adalah untuk menciptakan, mempromosikan, mendorong standardisasi dan evolusi dari arsitektur dan komponen sistem manajemen warna lintas platform yang terbuka, netral, dan lintas platform.

ICC

ICC didirikan pada tahun 1993 oleh delapan vendor industri, yang bekerjasama untuk pengembangan spesifikasi profil ICC.

logo ICC - International Color Consortium
logo ICC
sumber : color.org

Tujuan dari format profil ICC adalah untuk menyediakan format yang dapat digunakan bagi berbagai jenis profil perangkat lintas platform.

Profil perangkat dapat digunakan untuk menerjemahkan data warna yang dibuat di satu perangkat ke dalam format warna asli di perangkat lain.

Format tersebut berdasarkan persetujuan dari berbagai vendor sistem operasi.

Sehingga setiap pengguna dapat dengan mudah memindahkan atau menyesuaikan profil dan gambar antara sistem operasi yang berbeda.

Oleh karena itu setiap pengguna dapat menggunakan berbagai perangkat maupun sistem operasi yang berbeda.

Contohnya adalah :

  • Format warna didalam aplikasi MS Word buatan vendor Microsoft akan dapat digunakan dengan profil warna yang sama di aplikasi Photoshop buatan dari vendor Adobe.
  • Sebuah vendor printer seperti HP atau Epson dapat membuat satu profil warna yang dapat digunakan di berbagai sistem operasi, seperti : Windows, Linux, da lainnya.

Standar ISO 15076-1:2010

Seiring waktu, Spesifikasi terus berkembang dan versi terbaru nya menggunakan profil versi 4 (v4).

Setelah v4 diluncurkan, maka semua vendor produk manajemen warna sangat disarankan untuk meningkatkan produk mereka supaya sesuai atau kompatibel dengan v4.

Sebagian besar aplikasi perangkat lunak yang menghasilkan atau menggunakan profil ICC kompatibel dengan v4, namun versi lama seperti v2 juga masih terus mendapat dukungan (support).

ICC mendorong vendor untuk mendukung format profil ICC dan alur kerja yang diperlukan untuk menggunakan profil ICC.

Spesifikasi ICC v4 digunakan secara luas dan dirujuk di banyak standar Internasional, pertama kali disetujui sebagai Standar Internasional yaitu : ISO 15076-1:2005 dan direvisi menjadi ISO 15076-1:2010.

Standar ini berjudul :

ISO 15076-1:2010 Image technology colour management – Architecture, profile format and data structure – Part 1: Based on ICC.1:2010

iccMAX

ICC juga telah mengembangkan format dan arsitektur profil manajemen warna generasi mendatang yang dikenal sebagai iccMAX.

logo iccMAX
logo iccMAX
sumber : color.org

Spesifikasi baru ini bukan pengganti v4, tetapi adanya fungsionalitas tambahan seperti dukungan untuk data spektral dan kemampuan untuk menggunakan ruang koneksi profil yang berbeda.

iccMAX telah diusulkan sebagai spesifikasi ISO baru dan sedang dibahas oleh Komite Teknis ISO terkait.

iccMAX memungkinkan cara baru untuk berkomunikasi secara terbuka tentang cahaya, warna, dan penampilan.

Spesifikasi iccMAX telah disetujui oleh Komite Pengarah ICC pada Juli 2016, dan diterbitkan sebagai ISO 20677 pada Februari 2019.

DevCon 2020: Masa Depan Manajemen Warna

International Color Consortium Developers Conference ICC DevCon 2020 akan diadakan secara online sebagai rangkaian webinar selama 16 November hingga 21 Desember.

Akan ada banyak pembicara ahli di bidang manajemen warna advanced colour management, yang disertai acara workshop.

Standar Warna Web

Warna web adalah beragam warna yang digunakan dalam perancangan berbagai halaman web, dan juga cara mendeskripsikan maupun melakukan spesifikasi dari warna-warna tersebut.

Berbagai warna tersebut dapat dibuatkan spesifikasi menggunakan triplet RGB dalam format heksadesimal (disebut juga sebagai triplet heksadesimal).

Cara lain adalah dengan referensi warna tersebut pada nama dalam bahasa Inggris, tetapi cara ini berlaku terbatas pada hanya warna-warna yang telah dikenal atau dirumuskan.

Untuk banyak variasi warna lain umumnya digunakan peranti lunak grafik atau perkakas warna untuk membuatnya.

Berikut ini adalah contoh sebuah palet warna yang terdiri dari 2048 macam warna :

contoh sebuah palet warna
contoh sebuah palet warna
sumber : wikipedia.org

Standar Warna : Triplet RGB

Triplet RGB terdiri dari enam buah karakter heksadesimal yang tiap dua-dua karakter masing-masing menyatakan entitas dari Red (merah), Green (hijau) dan Blue (biru).

Nilai-nilai yang dapat diisikan untuk tiap-tiap entitas RGB ini adalah dari 00 sampai FF, atau dalam angka desimal 0 sampai 255.

Gambar Triplet RGB
sumber : wikipedia.org

Tiap dua karakter dari R, G dan B dapat pula direpresentasikan dalam satu byte (delapan bit), sehingga RGB sendiri dapat ditampilkan dalam suatu entitas berukuran 3 byte yaitu :

  • byte 1: nilai merah (R)
  • byte 2: nilai hijau (G)
  • byte 3: nilai biru (B)

Akan tetapi cara ini umumnya dipergunakan dalam menyimpan informasi pada berkas grafik atau gambar dan tidak lazim digunakan dalam HTML.

Walaupun demikian pengertian ini diperlukan mengingat batasan nilai yang dapat diisikan untuk tiap entitas RGB diturunkan dari batasan ukuran byte yang dulunya hanya 8 bit (0-255 atau 00-FF).

Meskipun adanya batasan tersebut jumlah warna yang dapat ditampilkan menggunakan sistem pewarnaan ini sudah cukup banyak, yaitu :

256 x 256 x 256 = 16.777.216

Dengan kata lain, lebih dari 16 juta warna dapat direpresentasikan dengan cara ini.

Standar Warna : Nama-nama warna HTML

Spesifikasi HTML 4.01 mendefinisikan enambelas warna. Warna-warna ini juga dispesifikasikan sebagai RGB dalam spesifikasi HTML 3.0.

Dengan catatan bahwa warna-warna ini asalnya diambil dari palet standar 16 warna yang didukung oleh palet VGA (Video Graphic Array) di sistem operasi MS Windows.

Gambar nama warna HTML
sumber : wikipedia.org

Demikian artikel dari standarku.com mengenai Standar Warna Internasional.

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini.

Silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :

Sumber referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *