Metode SIPOC

Metode SIPOC

SIPOC adalah metode identifikasi elemen proses bisnis yang digunakan didalam aktifitas perbaikan proses seperti TQM, Six Sigma atau Lean Manufacturing.

Istilah SIPOC merupakan kependekan dari : Supplier, Input, Process, Output dan Customer, yang merupakan elemen proses bisnis yang menjadi patokan saat melakukan identifikasi.

SIPOC di Six Sigma

SIPOC Diagram termasuk salah satu tool standar yang ada didalam Six Sigma, yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap elemen dalam proyek perbaikan proses sebelum proses dijalankan.

Artikel mengenai Six Sigma dapat dibaca di : Mengenal dasar Six Sigma.

Identifikasi SIPOC biasanya dilakukan sebelum proyek perbaikan proses (process improvement) dimulai.

Didalam metodologi Six Sigma, Sipoc digunakan pada saat tahapan DEFINE dari metode DMAIC Six Sigma (Define, Measure, Analyze, Improve, Control).

Jadi sesuai dengan urutan DMAIC menunjukkan letak SIPOC yang ada tahap pertama dalam Metode DMAIC Six Sigma.

Fungsi dari Sipoc tersebut adalah untuk mendefinisikan dan menyeleksi permasalahan yang akan diselesaikan termasuk dari sisi biaya, manfaat dan dampak terhadap pelanggan (customer).

Dalam cakupan process improvement, SIPOC Diagram adalah sebuah tool yang merangkum input dan output dari satu proses atau lebih, yang dijabarkan dalam bentuk tabel.

Metode SIPOC telah digunakan sejak adanya metode TQM (Total Quality Management), dan hingga saat ini masih sering diterapkan khususnya didalam metodologi Lean Manufacturing dan Six Sigma.

Artikel mengenai Lean Manufacturing dapat dibaca di : Metode Lean Manufacturing

Jadi SIPOC diagram adalah tool standar yang digunakan tim untuk mengidentifikasi semua elemen yang relevan dalam process improvement project yang mungkin tidak tercakup dengan baik.

Diagram ini mirip dan berhubungan dengan Process Mapping, namun dengan detail yang lebih lengkap lagi.

Oleh karena SIPOC diagram seringkali dibuat pada awal proyek process improvement, maka SIPOC dapat berfungsi seperti :

  • Memberikan pengetahuan menyeluruh kepada anggota tim yang tidak familiar dengan proses terkait.
  • Menghubungkan kembali antara proses dengan orang-orang yang dahulu terlibat didalamnya, biasanya hubungan dapat menjadi longgar karena adanya berbagai perubahan pada proses.
  • Membantu tim mendefinisikan proses yang baru.

Struktur SIPOC

SIPOC merupakan singkatan atau akronim dari : Supplier (Pemasok), Input (Masukan), Process (Proses), Output (Keluaran) dan Customer (Pelanggan).

Berikut penjelasan detail nya :

S : Supplier (Pemasok) adalah orang, organisasi atau sistem yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan perusahaan untuk memproduksi barang atau jasa.

Namun maksud dari suplier tidak terbatas pada perusahaan lain, jika didalam perusahaan terdiri dari beberapa urutan proses maka setiap proses sebelumnya akan dianggap sebagai suplier bagi proses berikutnya.

I : Input (Masukan) adalah bahan, informasi atau sumber daya lain dari pemasok untuk dikonsumsi atau sebagai masukan untuk proses produksi.

P : Process (Proses) adalah serangkaian tindakan dan kegiatan untuk mengubah Input menjadi output.

O : Output (Keluaran) adalah barang atau jasa yang dihasilkan oleh proses untuk dijual dan digunakan oleh pelanggan.

C : Customer (Pelanggan) adalah orang, organisasi atau sistem yang menerima output dari proses.

Sebagaimana penjelasan pada Suplier, untuk bagian Customer ini juga tidak terbatas pada perusahaan lain yang memanfaatkan produk atau jasa perusahaan kita.

Jadi pada rentetan proses didalam perusahaan, setiap proses yang menerima output proses sebelumnya juga disebut customer.

Fungsi SIPOC

Analisis SIPOC sangat berguna untuk mengidentifikasi siapa Supplier, Input, Process, Output, Customer didalam perusahaan.

Jadi biasanya digunakan untuk mengklarifikasi beberapa hal yang berkaitan dengan kelima variabel tersebut diatas, seperti :

  • Siapa yang menjadi suplier input kedalam proses?
  • Spesifikasi seperti apa yang dibutuhkan untuk input?
  • Siapa sesungguhnya customer yang akan menerima hasil dari proses?
  • Apa saja harapan (ekspektasi) dan kebutuhan pelanggan?

Jika sudah diketahui maka manfaat yang dapat diambil dari adanya SIPOC diantaranya adalah :

  • Mengetahui alur proses kerja secara keseluruhan
  • Menumbuhkan kerjasama antar bagian yang lebih kuat
  • Menumbuhkan pola pikir yang kreatif dan inovatif
  • Menjadikan kerja cerdas didalam tim
  • Mampu melakukan transfer knowledge (ilmu) dengan cara brainstorming (tukar pikiran) dalam mencapai tujuan bersama
  • Meningkatkan motivasi dalam mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

Cara Membuat Diagram SIPOC

Berikut ini adalah tatacara untuk membuat Diagram SIPOC :

  • Tentukan Nama atau Judul Diagram SIPOC yang akan dibuat
  • Tentukan ruang lingkup (awal dan akhir) dari Diagram SIPOC yang akan dibuat
  • Identifikasi : Output, customer, Input, Supplier

Contoh Diagram SIPOC

Berikut ini adalah contoh diagram SIPOC pada produksi didalam perusahaan Roti.

Contoh SIPOC perusahaan roti

  • SUPPLIER = produsen bahan roti seperti : tepung terigu, gula, minyak goreng.
  • INPUT = bahan yang dibeli dari produsen seperti : tepung terigu, gula, minyak goreng.
  • PROCESS = Pembuatan adonan, persiapan alat masak, proses menggoreng roti.
  • OUTPUT = Roti siap saji
  • CUSTOMER = pekerja, anak sekolah

Demikian artikel dari standarku.com mengenai Metode SIPOC.

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini.

Silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :

11 thoughts on “Metode SIPOC”

  1. Pingback: Metode Contingency Plan - Referensi Standar

  2. Pingback: Standar Metode Raid Log - Referensi Standar

  3. Pingback: Standar Metode Pugh Matrix - Referensi Standar

  4. 269702 599285An fascinating discussion may possibly be worth comment. I feel you must write on this topic, it may undoubtedly be a taboo topic but normally individuals are not enough to dicuss on such topics. To a higher. Cheers 279942

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *